Rotogravureindonesia.co.id – 5 Problem Yang Sering Terjadi Saat Proses Cetak Printing – 5 problem ini biasanya akan kita jumpai saat kita sedang menjalankan proses cetak atau printing. Sebelum kita membahas problem-problem yang sering terjadi saat proses cetak,kita perlu pahami terlebih dahulu apa itu proses cetak.

5 Problem Yang Sering Terjadi Saat Proses Cetak Printing

Apakah proses cetak itu?

Proses cetak adalah proses dimana terbentuknya sebuah hasil proses melalu beberapa unit design di gabungkan menjadi sebuah design sempurna dengan menggunakan media cair yang menempel pada media film (bahan).

Proses cetak sederhana bisa menggunakan mesin sablon, sedangkan proses cetak modern sudah menggunakan mesin cetak, baik mesin cetak flexo, offset maupun rotogravure.

Problem Pada Saat Proses Cetak

1.Warna tidak solid
Pada kasus ini biasanya terjadi karena kekentalan tinta yang terlalu rendah sehingga membuat ke solidan tinta pecah. Secara visual akan terlihat pada hasil cetakan dengan ciri-ciri warna pecah dan bintik-bintik.
Untuk itu gunakan Zahn Cup secara baik dan benar untuk mengukur kekentalan tinta printing Anda

zhan cup

2.Problem Line atau bergaris
Adalah terbentuknya garis secara vertikal di hasil proses di luar dari design yang seharusnya. Penyebabnya bisa di karenakan tinta yang di gunakan tidak standar, Cylinder atau tabung yang sudah aus, Doctor blade yang sudah aus, kekentalan tinta yang tidak standar dsb.
Problem ini juga bisa disebabkan karena tinta kotor akibat dari pecahan-pecahan logam kecil yang jatuh kedalam tinta.

ink magnet

Cara mengatasi: Untuk mengatasi problem line pada garis yang disebabkan karena pecahan-pecahan logam kecil akibat gesekan dengan doctor blade, Anda bisa menggunakan ink magnet.

ink magnet cegah problem garis

3.Problem Omega atau blushing
Adalah terbentuknya mega atau bayangan secara samar-samar pada hasil cetakan.Biasanya omega akan terbentuk pada daerah non image pada sebuah tabung dan terbawa pada media cetak.

doctor blade


Penyebabnya bisa di karenakan cylinder atau tabung yang sudah aus, tinta terlalu kental dan juga settingan doctor blade yang tidak tepat. Atau bisa juga penggunaan pisau printing atau doctor blade yang kurang berkualitas.

Cara mengatasi:
Seca rutin operator memeriksa dan memastikan bahwa cylinder atau tabung tidak aus, ukur kekentalan tinta dengan Zahn Cup yang berkualitas dan secara benar.
Untuk mendapatkan hasil cetak yang berkualitas pastikan settingannya benar dan juga menggunakan doctor blade yang berkualitas.

4.Problem Misprint
Adalah problem dimana antara design yang satu dengan design yang lain tidak tepat, sehingga secara visual produk yang di hasilkan akan terlihat seperti berbayang
Penyebabnya ada beberapa hal yang mengakibatkan gambar menjadi misprint,seperti Cylinder,Tension, Roll press dsb.

5.Blocking
Dimana kondisi hasil cetakan pada design tidak sempurna menghasilkan warna,atau bila di jelaskan secara mudah artinya tinta tidak menempel pada media cetak.
Penyebabnya adalah bisa dari pemanas yang kurang tinggi,roll pendingin yang tidak sesuai dsb.

Dari 5 Problem Yang Sering Terjadi Saat Proses Cetak Printing di atas yang harus kita perhatikan adalah saat persiapan sebelum melakukan proses cetak. Dan pastikan alat yang Anda gunakan juga berkualitas.Baca juga tips harian di dailytips.id