10 Pertanyaan yang Harus Ditanyakan Sebelum Membeli Mesin Printing atau Flexo

10 Pertanyaan yang Harus Ditanyakan Sebelum Membeli Mesin Printing atau Flexo – Membeli mesin printing bukan seperti membeli mesin kantor yang ketika spesifikasinya kurang cocok masih mudah diganti. Dalam industri packaging, keputusan membeli mesin dapat menentukan kapasitas produksi, kualitas cetak, konsumsi material, kebutuhan operator, downtime, hingga biaya maintenance selama bertahun-tahun.

10 Pertanyaan yang Harus Ditanyakan Sebelum Membeli Mesin Printing atau Flexo

Kesalahan memilih konfigurasi mesin pada awal pembelian bisa baru terasa ketika mesin sudah terpasang dan produksi mulai berjalan. Masalahnya, calon pembeli sering terlalu fokus pada angka yang mudah dibandingkan: jumlah warna, lebar printing, dan maximum speed. Padahal, mesin dengan speed 400 meter/menit belum tentu menjadi pilihan terbaik jika material yang Anda gunakan, jenis tinta, target kualitas, drying system, atau jenis pekerjaan yang dikerjakan tidak sesuai dengan konfigurasi tersebut.

Flexographic Technical Association bahkan menekankan bahwa pemilihan ink, anilox sleeve, mounting tape, plate material, doctor blade, dan substrate ikut menentukan kualitas dan konsistensi hasil produksi. (Flexographic Technical Association)

Karena itu, sebelum menandatangani purchase order, jangan hanya bertanya “Berapa harga mesinnya?”. Tanyakan pertanyaan yang jauh lebih penting: “Apakah mesin ini benar-benar sesuai dengan pekerjaan yang akan kami produksi?”

Mengapa Salah Memilih Mesin Printing Bisa Mahal?

Mesin printing merupakan bagian dari ekosistem produksi yang saling berhubungan.

Secara sederhana:

Printing Press → Ink System → Anilox/Gravure Cylinder → Doctor Blade → Drying → Substrate → Rewinding

Perubahan pada satu bagian dapat memengaruhi bagian lainnya.

Misalnya, perusahaan membeli mesin dengan target speed tinggi, tetapi drying capacity tidak cukup untuk jenis tinta dan coverage yang digunakan. Secara spesifikasi mesin mungkin terlihat sangat bagus, tetapi saat produksi aktual berjalan, operator harus menurunkan speed.

Akhirnya angka maximum speed yang terlihat menarik saat pembelian tidak memberikan keuntungan seperti yang dibayangkan.

Karena itu, berikut 10 pertanyaan yang sebaiknya Anda ajukan kepada supplier sebelum membeli mesin printing atau flexo.

1. Material Apa Saja yang Bisa Dicetak Mesin Ini?

Ini pertanyaan pertama yang harus ditanyakan. Jangan hanya bertanya:

“Mesin ini bisa printing plastik?”

Pertanyaannya harus jauh lebih spesifik. Tanyakan apakah mesin dirancang untuk material seperti:

  • PET
  • BOPP
  • CPP
  • PE
  • OPP
  • Nylon/PA
  • Paper
  • Aluminium foil
  • Laminated film

Setiap material dapat memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal surface energy, tension, heat sensitivity, ink adhesion, drying, dan handling.

Jika target Anda adalah flexible packaging, supplier seharusnya dapat menjelaskan range substrate yang benar-benar sudah diuji pada mesin tersebut, bukan hanya menyebut daftar material yang secara teori dapat digunakan.

Mengapa pertanyaan ini penting?

Karena mesin yang bekerja sangat baik pada satu jenis film belum tentu memberikan performa yang sama pada material lain.

Anda juga perlu mengetahui minimum dan maximum thickness/gauge material yang dapat ditangani.

2. Berapa Speed Produksi Nyata, Bukan Hanya Maximum Speed?

Ini salah satu pertanyaan paling penting. Supplier mungkin mengatakan:

Maximum speed: 400 m/min

Tetapi Anda perlu bertanya:

“Pada kondisi produksi apa mesin bisa mencapai 400 m/min?”

Karena maximum mechanical speed tidak selalu sama dengan commercial production speed. Kecepatan aktual dipengaruhi oleh:

  • jenis substrate,
  • ink coverage,
  • jumlah warna,
  • drying capacity,
  • printing repeat,
  • tension,
  • kualitas plate,
  • anilox,
  • viscosity tinta,
  • dan karakteristik pekerjaan.

FTA bahkan menyarankan setelah instalasi mesin dilakukan pengujian dengan berbagai jenis substrate, web width, gauge, serta job dengan ink coverage tinggi untuk memastikan kemampuan drying system.

Jadi, mintalah supplier memberikan data: Maximum speed vs recommended production speed. Itu jauh lebih berguna untuk perhitungan kapasitas produksi.

3. Berapa Coverage Tinta yang Bisa Ditangani pada Speed Tinggi?

Ini sering dilupakan ketika membeli mesin. Mesin mungkin dapat berjalan cepat ketika hanya mencetak desain dengan coverage rendah. Tetapi bagaimana jika pekerjaan Anda memiliki solid coverage tinggi atau full background color?

Drying menjadi sangat penting.

FTA merekomendasikan pengujian job dengan persentase ink coverage tinggi untuk memastikan kemampuan drying press benar-benar mencukupi.

Karena itu, tanyakan: “Pada coverage tinta berapa mesin masih dapat berjalan pada speed produksi yang ditargetkan?” Pertanyaan ini jauh lebih realistis daripada sekadar menanyakan maximum speed.

4. Sistem Ink Delivery yang Digunakan Apa?

Jangan berhenti pada pertanyaan: “Pakai ink pump?” Tanyakan lebih detail:

Apakah menggunakan open ink pan, single doctor blade, atau chambered doctor blade system?

Pada flexographic printing, chambered doctor blade system menggunakan dua blade dan end seal untuk mengontrol serta menjaga tinta berada di dalam chamber. Salah satu blade berfungsi sebagai metering blade, sedangkan blade lainnya berfungsi sebagai containment blade.

Konfigurasi ink system berpengaruh terhadap:

  • ink consumption,
  • ink circulation,
  • metering,
  • cleaning,
  • maintenance,
  • dan konsistensi transfer tinta.

Pada sistem modern, ink delivery bahkan berhubungan langsung dengan anilox dan doctor blade. Jadi jangan hanya melihat jumlah warna. Perhatikan juga bagaimana tinta dikontrol pada setiap printing station.

5. Bagaimana Spesifikasi Anilox atau Gravure Cylinder-nya?

Untuk mesin flexo, anilox bukan sekadar roller.  Line screen, cell volume, engraving pattern, dan kondisi anilox dapat memengaruhi jumlah tinta yang ditransfer.

FTA menjelaskan bahwa pemilihan anilox perlu mempertimbangkan jenis ink, substrate, dan drying capacity karena faktor tersebut menentukan kebutuhan volume dan kualitas ink transfer.

Tanyakan kepada supplier:

  • berapa jumlah anilox?
  • berapa line screen?
  • berapa BCM atau cell volume?
  • bagaimana engraving-nya?
  • apakah sleeve atau solid roll?
  • bagaimana metode cleaning?
  • siapa supplier anilox?
  • berapa estimasi lifetime?

Jangan hanya meminta daftar spesifikasi.

Mintalah alasan mengapa konfigurasi tersebut dipilih untuk pekerjaan Anda.

6. Doctor Blade Apa yang Digunakan dan Bagaimana Ketersediaannya?

Ini pertanyaan yang sering terlupakan saat membeli mesin baru.Padahal doctor blade merupakan komponen penting dalam ink metering.

FTA menjelaskan bahwa fungsi doctor blade adalah menghilangkan tinta permukaan anilox sehingga tinta yang ditransfer terutama berasal dari cell anilox. Pemilihan material, thickness, edge geometry, pressure, dan angle dapat memengaruhi performa blade dan hasil printing.

Tanyakan kepada supplier:

“Doctor blade yang digunakan tipe apa?”

Kemudian lanjutkan:

  • material apa?
  • thickness berapa?
  • ukuran blade?
  • reverse angle atau konfigurasi lainnya?
  • supplier lokal tersedia?
  • berapa harga consumable?
  • berapa estimasi blade life?

Ini penting karena biaya mesin bukan hanya harga beli mesin. Anda harus menghitung cost of ownership.

7. Bagaimana Sistem Drying atau Curing-nya?

Untuk mesin flexo maupun gravure, drying system harus diperhatikan sejak awal. Tanyakan:

“Mesin ini menggunakan drying system seperti apa?”

Kemudian tanyakan:

  • hot air?
  • electric heater?
  • gas?
  • IR?
  • UV?
  • kombinasi?
  • berapa kapasitas drying?
  • bagaimana exhaust system?
  • bagaimana kontrol temperatur?
  • apakah ada energy-saving system?

Hal ini menjadi semakin penting jika Anda menggunakan high-speed printing dan high ink coverage.

Jangan sampai mesin mampu berlari 400 m/min secara mekanis, tetapi pekerjaan Anda hanya bisa berjalan 250 m/min karena tinta belum cukup kering.

8. Apakah Mesin Bisa Disesuaikan dengan Job yang Akan Diproduksi?

Ini pertanyaan yang membedakan antara membeli mesin berdasarkan katalog dan membeli mesin berdasarkan kebutuhan produksi. Misalnya Anda saat ini memiliki:

70% pekerjaan flexible packaging
20% label
10% technical printing

Maka konfigurasi mesin harus mempertimbangkan pekerjaan tersebut. Tanyakan:

“Apakah mesin ini bisa dikonfigurasi sesuai jenis pekerjaan kami?”

Perhatikan:

  • jumlah printing unit,
  • printing repeat,
  • web width,
  • substrate range,
  • drying,
  • ink system,
  • tension control,
  • registration control,
  • slitting,
  • rewinding,
  • dan automation.

Jangan membeli fitur yang tidak pernah digunakan hanya karena terlihat canggih.

Sebaliknya, jangan menghilangkan fitur penting hanya untuk menghemat harga pembelian.

9. Bagaimana Ketersediaan Spare Part dan Teknisi di Indonesia?

Ini salah satu pertanyaan yang sangat penting untuk perusahaan Indonesia. Mesin boleh bagus. Hasil printing boleh bagus.

Tetapi jika ketika terjadi kerusakan Anda harus menunggu spare part dari luar negeri selama beberapa minggu, biaya downtime bisa jauh lebih mahal daripada penghematan harga mesin saat pembelian.

Tanyakan kepada supplier:

Apakah spare part fast moving tersedia di Indonesia?

Komponen seperti seal, bearing, hose, doctor blade, filter, sensor, dan komponen pneumatic tertentu sebaiknya memiliki jalur supply yang jelas.

Apakah teknisi tersedia di Indonesia?

Anda juga perlu mengetahui apakah supplier memiliki engineer lokal atau harus mendatangkan teknisi dari luar negeri.

Berapa response time service?

Jangan hanya bertanya:

“Ada garansi?”

Tanyakan:

“Kalau mesin berhenti produksi hari Senin pagi, kapan teknisi bisa datang?”

Itu pertanyaan yang jauh lebih relevan bagi production manager.

10. Berapa Total Cost of Ownership Mesin Ini?

Terakhir, jangan hanya menghitung:

Harga Mesin

Hitung:

Purchase Price + Installation + Training + Consumables + Spare Parts + Energy + Maintenance + Downtime

Inilah yang disebut pendekatan Total Cost of Ownership.

Mesin A mungkin lebih murah Rp1 miliar dibanding mesin B.

Tetapi jika mesin A memiliki:

  • konsumsi listrik lebih tinggi,
  • doctor blade lebih boros,
  • spare part mahal,
  • downtime lebih tinggi,
  • teknisi sulit,
  • dan cleaning lebih lama,

maka dalam lima tahun mesin A belum tentu lebih murah.

Sebaliknya, mesin yang harga awalnya lebih tinggi dapat menjadi lebih ekonomis jika production uptime dan maintenance cost-nya lebih baik.

Jangan Terjebak dengan 5 Angka Ini

Saat supplier memberikan quotation, jangan hanya membandingkan lima angka berikut:

Parameter Jangan Hanya Lihat
Speed Maximum speed
Printing width Maximum width
Colors Jumlah warna
Price Harga pembelian
Warranty Lama garansi

Kelima angka tersebut memang penting.

Tetapi Anda perlu mengetahui kondisi di balik angka tersebut.

Misalnya:

  • 400 m/min pada material apa?
  • 8 warna dengan konfigurasi ink system seperti apa?
  • Garansi mencakup komponen apa saja?
  • Harga sudah termasuk installation dan training atau belum?

Pertanyaan lanjutan seperti ini yang membuat perbandingan antar supplier menjadi lebih adil.

Buat Test Printing Sebelum Membeli

Jika memungkinkan, jangan hanya melihat mesin berjalan tanpa menggunakan material dan job Anda sendiri.

Minta dilakukan sample trial atau machine demonstration dengan:

  • substrate Anda,
  • ink yang biasa Anda gunakan,
  • printing repeat yang relevan,
  • target speed,
  • target coverage,
  • dan standar kualitas yang Anda inginkan.

FTA dalam panduan pembelian dan instalasi flexo press juga menekankan pentingnya menjalankan berbagai jenis substrate serta job dengan coverage tinggi untuk menguji kondisi press secara nyata.

Ini memberikan informasi yang jauh lebih berharga dibandingkan melihat mesin berjalan dengan material milik supplier.

Buat Checklist Sebelum Menandatangani PO

Sebelum membeli, saya sarankan Anda membuat checklist sederhana:

Substrate

Pastikan semua material utama yang akan digunakan sudah dikonfirmasi secara tertulis. Jangan hanya berdasarkan pernyataan verbal sales.

Production Speed

Pastikan ada perbedaan yang jelas antara maximum mechanical speed dan target production speed. Data tersebut harus dikaitkan dengan jenis substrate dan coverage.

Ink System

Pastikan jenis tinta, pump, filter, chamber, doctor blade, dan sistem circulation sesuai dengan kebutuhan produksi. Ini akan berpengaruh langsung terhadap ink metering dan maintenance.

Drying

Pastikan kapasitas drying sesuai dengan jenis tinta, ink coverage, substrate, dan speed target. Jangan sampai drying menjadi bottleneck setelah mesin beroperasi.

Spare Part

Pastikan daftar critical spare part, lead time, harga, dan sumber supply sudah jelas. Ini akan membantu Anda menghitung risiko downtime.

Service

Pastikan siapa yang menangani instalasi, commissioning, training, troubleshooting, dan after-sales service. Service response time juga perlu ditanyakan sebelum pembelian.

FAQ

Apakah maximum speed merupakan faktor paling penting saat membeli mesin flexo?

Tidak. Maximum speed hanya salah satu parameter. Production speed yang dapat dicapai secara stabil pada substrate, ink coverage, drying capacity, dan standar kualitas yang Anda gunakan jauh lebih relevan.

Lebih baik membeli mesin baru atau mesin bekas?

Tergantung kondisi mesin, usia, konfigurasi, availability spare part, histori maintenance, dan kebutuhan produksi. Mesin bekas dengan konfigurasi yang tepat dapat lebih ekonomis, tetapi pemeriksaan teknis sebelum pembelian menjadi sangat penting.

Apakah jumlah warna semakin banyak berarti mesin semakin bagus?

Tidak selalu. Jumlah printing unit harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan. Membeli konfigurasi terlalu besar dapat meningkatkan investasi dan maintenance tanpa memberikan manfaat yang sebanding jika mayoritas job Anda tidak membutuhkan kapasitas tersebut.

Mengapa doctor blade harus ditanyakan sebelum membeli mesin?

Karena doctor blade merupakan bagian dari sistem ink metering. Material, edge, thickness, pressure, dan aplikasinya dapat memengaruhi ink transfer, print quality, wear, dan bahkan risiko scoring pada anilox.

Apa yang harus diprioritaskan: harga murah atau spesifikasi tinggi?

Keduanya bukan satu-satunya pertimbangan. Yang lebih penting adalah kesesuaian mesin dengan pekerjaan Anda dan total cost of ownership selama mesin digunakan.

Kesimpulan

Membeli mesin printing atau flexo adalah keputusan investasi jangka panjang. Karena itu, jangan membuat keputusan hanya berdasarkan harga, jumlah warna, atau maximum speed yang tercantum dalam quotation.

Tanyakan setidaknya sepuluh hal: substrate, production speed, ink coverage, ink delivery, anilox/gravure cylinder, doctor blade, drying, konfigurasi job, spare part & service, serta total cost of ownership.

Yang paling penting, mintalah supplier menjelaskan bagaimana mesin tersebut akan bekerja pada kondisi produksi Anda, bukan hanya bagaimana mesin tersebut terlihat bagus di dalam katalog.

Pada akhirnya, mesin yang tepat bukanlah mesin dengan spesifikasi paling tinggi.

Mesin yang tepat adalah mesin yang paling sesuai dengan pekerjaan, material, target produksi, kualitas, dan kemampuan maintenance perusahaan Anda.

Jika Anda Sedang Mencari Mesin Printing atau Flexo

Jika Anda sedang merencanakan pembelian mesin printing rotogravure, flexographic printing machine, atau ingin melakukan upgrade mesin existing, jangan berhenti pada perbandingan harga quotation.

Evaluasi juga printing application, substrate, ink system, doctor blade, anilox, drying, spare part, service, dan target production speed sebelum menentukan pilihan.

Rotogravure Indonesia dapat menjadi partner untuk membantu Anda mengevaluasi kebutuhan mesin sekaligus komponen pendukungnya, termasuk Doctor Blade, Ink Pump, Anilox-related components, dan spare part mesin printing.

Jika Anda sedang mencari mesin printing atau flexo dan ingin memastikan spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan produksi, konsultasikan terlebih dahulu kebutuhan aplikasi dan target produksinya. Hubungi kami untuk konsultasi lebih kanjut terkait mesin apa yang cocok unty kebutuhan Anda.

error: Content is protected !!